Thursday, May 7, 2020

Rasa nasionalisme itu terusik ...

Rasa nasionalisme kita begitu terusik oleh pemberitaan bahwa ada sejumlah pekerja Indonesia di kapal China yang diperlakukan tidak baik dan bahkan sampai ada yang meninggal dunia. Bagaimana tidak, banyak ABK China yang berkebangsaan Indonesia diperlakukan semena-mena dan digaji amat sangat rendah dengan tugas yang berat. Perlakuan semacam itu tidak bisa diterima begitu saja. Wajar saja bila Susi Pujiastuti mantan menteri perikanan dan kelautan, dengan tegas langsung menanggapi: tenggelamkan!
Sejak era SP memang bangsa Indonesia disegani oleh bangsa-bangsa lain khususnya para nelayan asing yang tertangkap secara ilegal melakukan penangkapan ikan di wilayah NKRI. Ketegasan bahwa setiap kapal asing tersebut ditenggelamkan selama beberapa waktu memang membuat takut, sayangnya kebijakan itu tidak dilanjutkan oleh penerusnya. Tapi tenggelamkan di sini bukan karena kapal kapal tersebut mencuri ikan di wilayah kita (mereka menangkap ikan di perairan Samoa) namun karena perlakuan manajemen kapal asing yang tidak memperlakukan pekerja Indonesia dengan baik.
Semoga kasus ini segera terselesaikan dengan baik dan tidak terjadi lagi kejadian serupa di masa mendatang. Sudah merupakan tugas negara untuk memperhatikan tenaga kerja Indonesia yang bekerja di kapal-kapal asing atau yang ada di luar negeri. Kita harus mampu menunjukkan kepada dunia bahwa kita bangsa yang bermartabat dan tidak mau dan tidak bisa diperlakukan semau mereka. Sebagai warga negara juga harus patuh pada hukum sehingga tidak menjadi pekerja ilegal yang menyulitkan negara. Sebisa mungkin negara menjamin warga negaranya untuk bisa mencari nafkah di negeri sendiri dan menjadi tuan rumah di negeri sendiri sesuai amanat UUD45.

No comments:

Post a Comment